Tips Menyimpan Uang di Bank

Daftar Isi

Siapkan 3 Bank

  1. Bank untuk gaji/income masuk.
    Kartu ATM ✅
    Saldo Banyak ❎
    Contoh : Bank Umum seperti Mandiri, BCA, BRI, dsb.
  2. Bank untuk pembayaran luar atau dalam negeri yang menggunakan VISA/MasterCard.
    Kartu ATM ✅ recommend yang VISA
    Saldo Banyak ❎ Isi saldo sesuai dengan nominal pembayaran
    Contoh : Bank JAGO, bank Jenius, dsb.
  3. Bank untuk menaruh seluruh uang yang kita punya.
    Kartu ATM ❎
    Saldo Banyak ✅
    Contoh : Bank digital, Seabank, bank Jago, dsb. Rekomendasi Seabank

Kenapa Bank untuk Gaji/Income masuk tidak boleh jadi tempat nabung utama bahkan banyak saldo?

Rekomendasi Bank : Mandiri, BCA, BRI, BNI, dsb.

Untuk menghindari scam/penipuan kartu ATM ketika menarik tunai di ATM, mesin EDC ataupun data yang terjual oleh pihak lain.

Jadi amit-amit ketika kena scam, karena kita tidak menyimpan uang banyak di bank yang buat gaji masuk, sehingga kalau telat sadarpun akan aman, mungkin hanya tersedot beberapa ratus ribu, karena sudah kita amankan ke bank tabungan utama yang tidak ada kartu ATM nya.

Ingat, jaman sekarang scam/penipuan sudah sangat canggih, seperti menggunakan Aplikasi tipuan dengan judul “undangan.apk”

Kenapa harus ada bank yang meng-handle pembelian untuk pembayaran Luar atau Dalam negeri yang menggunakan VISA?

Rekomendasi Bank : Bank Jago, Bank Jenius.

Sering terjadi dimana kita tidak sadar sudah berlangganan layanan tertentu tiap bulan, padahal kita merasa cuman bayar untuk 1 bulan saja. Contohnya pembelian Spotify Premium atau Netflix yang tidak disengaja kita sudah berlangganan.

Kita kira cuman bayar 1 bulan, ternyata bulan berikutnya kedebet otomatis.

Nah, kartu Visa di bank ke 3 ini mengatasi itu. Dimana kalau dikartu itu gk ada saldo, maka otomatis langganannya akan berhenti dan saldo kita aman dari penarikan goib ini.

Jadi pastikan ketika kita ingin membeli sesuatu pakai kartu ini dan isi sesuai nominal yang ingin kita beli. Contoh mau berlangganan Zoom yang perbuannya 300rb, maka kita cukup mengisi saldo di bank Jago dengan nominal 300rb dilebihin sedikit, lalu kita proses. Ketika sudah berhasil, jika ada sisa saldo, bisa kita kembalikan ke bank utama.

Alasan lainnya agar terhindar dari carding. Apa itu carding?

Carding adalah istilah yang merujuk pada praktik ilegal menggunakan informasi kartu kredit orang lain untuk melakukan transaksi keuangan. Pelaku carding, yang disebut carder, biasanya mendapatkan informasi kartu kredit ini melalui berbagai cara, seperti:

  • Pencurian data: Carder bisa saja mencuri data kartu kredit dari website yang tidak aman, malware yang terinstal di komputer korban, atau skimming (penggunaan alat untuk menyalin data dari strip magnetik kartu kredit).
  • Membeli data curian: Data kartu kredit curian juga bisa diperjualbelikan secara online di forum gelap (dark web).
  • Teknik social engineering: Carder bisa menggunakan teknik social engineering, seperti phishing, untuk menipu korban agar menyerahkan informasi kartu kredit mereka.

Setelah mendapatkan informasi kartu kredit, carder kemudian menggunakannya untuk melakukan transaksi online, seperti:

  • Membeli barang: Carder bisa menggunakan kartu kredit curian untuk membeli barang secara online. Barang yang dibeli kemudian bisa dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan.
  • Membeli gift card: Carder seringkali membeli gift card prabayar dengan kartu kredit curian. Gift card ini kemudian dijual kembali atau digunakan sendiri.
  • Transfer dana: Beberapa website mungkin saja membolehkan transfer dana dari kartu kredit ke rekening bank lain. Carder bisa memanfaatkan celah ini untuk memindahkan uang hasil curian.

Dampak dari Carding:

Carding bisa merugikan berbagai pihak, yaitu:

  • Pemilik kartu kredit: Pemilik kartu kredit bisa mengalami kerugian finansial jika mereka tidak menyadari bahwa kartu mereka telah digunakan untuk transaksi ilegal.
  • Bank penerbit kartu kredit: Bank penerbit kartu kredit bisa mengalami kerugian finansial jika mereka harus menanggung biaya transaksi ilegal yang dilakukan oleh carder.
  • Toko online: Toko online bisa mengalami kerugian finansial jika mereka menerima transaksi yang dilakukan dengan kartu kredit curian.

Kenapa harus ada bank khusus untuk menaruh semua uang kita? dan syaratnya tidak boleh ada kartu fisik seperti ATM atau Kredit.

Rekomendasi Bank : Seabank (Bunganya 3.75% per tahun dan cair setiap hari)

Fungsi bank ke 3 ini adalah untuk terhindar dari scam yang sudah disebut diatas. Makanya tidak boleh ada kartu ATM atau Kreditnya, sehingga kita bisa fokus untuk mengamankan hp kita dari hacking.

Dan tips untuk mengaman kan hp dari hacking yaitu :

  1. Isi pulsa di kartu SIM setiap BULAN ! WAJIB. Jangan sampai SIM hangus
  2. Bisa pakai hp iphone karena securitynya.
  3. Jika pakai Android bisa lebih berhati-hati ketika download file di WA atau yang lainnya.
  4. Jika anda tidak mengerti bisa minta tolong ke yang lebih muda atau mengerti.

Ingin lebih aman lagi? Tabung di EMAS.

Jika kalian ingin uang anda lebih aman, entah dari pencurian bahkan sampai aman dari inflasi, Emas adalah solusinya, terutama emas digital. Untuk pembahan emas ini, akan saya berikan di postingan berikutnya.

Leave a Reply